Gaya Hidup

Cara Menghadapi Anak yang Sedang Tumbuh Gigi, Orang Tua Perlu Tetap Tenang

Oleh Pamela 06 Juni 2026, 07:13 WIB 3 menit baca 17 dibaca
Ringkasan Artikel

Liputanjatim.com – Masa tumbuh gigi atau teething merupakan salah satu fase perkembangan yang dialami hampir semua bayi. Pada periode ini, gigi pertama mulai muncul dari gusi, yang sering kali membuat anak merasa tidak nyaman dan menjadi lebih rewel…

Add on Google 💬

Liputanjatim.com – Masa tumbuh gigi atau teething merupakan salah satu fase perkembangan yang dialami hampir semua bayi. Pada periode ini, gigi pertama mulai muncul dari gusi, yang sering kali membuat anak merasa tidak nyaman dan menjadi lebih rewel dibanding biasanya.

Tumbuh gigi umumnya terjadi saat bayi berusia sekitar 6 bulan, meski pada beberapa anak proses ini bisa dimulai lebih cepat atau lebih lambat.

Gejala yang muncul pun beragam, mulai dari gusi bengkak, sering menggigit benda, produksi air liur berlebih, hingga gangguan tidur.

Dokter anak menjelaskan bahwa tumbuh gigi merupakan proses alami. Namun, orang tua perlu mengetahui cara yang tepat untuk membantu meredakan ketidaknyamanan yang dirasakan anak selama fase tersebut.

Kenali Tanda-Tanda Anak Sedang Tumbuh Gigi

Sebelum mengambil langkah penanganan, orang tua perlu mengenali sejumlah tanda yang umum muncul saat bayi mulai tumbuh gigi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Gusi tampak merah atau sedikit bengkak.
  • Bayi lebih sering memasukkan tangan atau benda ke dalam mulut.
  • Produksi air liur meningkat.
  • Nafsu makan berkurang sementara.
  • Mudah rewel dan menangis.
  • Pola tidur berubah atau lebih sering terbangun pada malam hari.

Meski demikian, tumbuh gigi biasanya tidak menyebabkan demam tinggi. Jika anak mengalami demam tinggi, diare berkepanjangan, atau gejala lain yang mengkhawatirkan, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Berikan Mainan Gigitan yang Aman

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan rasa gatal dan tekanan pada gusi adalah memberikan teether atau mainan gigitan khusus bayi.

Pilih teether yang berbahan aman dan mudah dibersihkan. Beberapa produk dapat didinginkan terlebih dahulu di lemari es agar memberikan sensasi sejuk yang membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada gusi.

Namun, hindari membekukan teether karena suhu yang terlalu dingin berisiko melukai jaringan gusi bayi yang masih sensitif.

Pijat Gusi dengan Lembut

Orang tua juga dapat memijat gusi bayi menggunakan jari yang telah dicuci bersih. Pijatan lembut selama beberapa menit dapat membantu mengurangi tekanan pada area yang sedang ditumbuhi gigi.

Selain menggunakan jari, kain bersih yang dibasahi air dingin juga dapat digunakan untuk mengusap gusi bayi secara perlahan.

Perhatikan Kebutuhan Cairan dan Nutrisi

Saat tumbuh gigi, sebagian anak mengalami penurunan nafsu makan karena merasa tidak nyaman saat mengunyah atau menelan makanan.

Untuk mengatasinya, orang tua dapat memberikan makanan bertekstur lembut sesuai usia anak, seperti bubur, puree buah, atau makanan yang lebih mudah ditelan. Pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi agar anak tidak mengalami dehidrasi.

Bagi bayi yang masih mengonsumsi ASI atau susu formula, frekuensi pemberian dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak.

Jaga Kebersihan Mulut

Meski gigi baru mulai tumbuh, kebersihan rongga mulut tetap harus dijaga. Orang tua dapat membersihkan gusi dan gigi pertama bayi menggunakan kain lembut atau sikat gigi khusus bayi dengan bulu yang halus.

Kebiasaan menjaga kebersihan mulut sejak dini dapat membantu mencegah masalah kesehatan gigi dan gusi di kemudian hari.

Berikan Perhatian dan Kenyamanan

Saat tumbuh gigi, anak umumnya membutuhkan lebih banyak perhatian dari orang tua. Menggendong, mengajak bermain, atau menenangkan anak dengan suara lembut dapat membantu mengalihkan rasa tidak nyaman yang dirasakannya.

Kedekatan emosional antara orang tua dan anak juga berperan penting dalam membantu bayi melewati fase tumbuh gigi dengan lebih nyaman.

Konsultasikan ke Dokter Jika Diperlukan

Jika anak terlihat sangat kesakitan, tidak mau makan dalam waktu lama, atau mengalami gejala yang tidak biasa, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak.

Penanganan yang tepat akan membantu memastikan bahwa keluhan yang dialami memang berkaitan dengan proses tumbuh gigi dan bukan disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

Pada dasarnya, tumbuh gigi merupakan bagian normal dari proses tumbuh kembang anak. Dengan perawatan yang tepat, kesabaran, dan perhatian dari orang tua, fase ini dapat dilalui dengan lebih nyaman bagi bayi maupun keluarga.

Penulis

Pamela

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar