Tekan Pengangguran, Pemkab Bondowoso Gelar Job Fair 2026 Libatkan 40 Perusahaan
Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menggelar Bondowoso Job Fair 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di daerah. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan TK) itu diikuti 40 perusahaan dengan menyediakan sedikitnya 1.224 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja.
Pembukaan Bondowoso Job Fair 2026 dibuka langsung oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid. Menurutnya, penyelenggaraan bursa kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sinergi antara dunia usaha dan tenaga kerja lokal agar peluang kerja semakin terbuka.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses pekerjaan yang layak bagi masyarakat. Kami ingin setiap investasi yang masuk mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga Bondowoso,” ujar Ra Hamid, sapaan akrabnya, Kamis (30/7/2025).
Ia menjelaskan, berdasarkan data tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bondowoso berhasil ditekan menjadi 2,55 persen. Meski demikian, masih terdapat sekitar 12.500 pencari kerja yang didominasi lulusan SMA, SMK, MA hingga perguruan tinggi yang membutuhkan kesempatan untuk memasuki dunia kerja.
Karena itu, Pemkab Bondowoso terus mendorong iklim investasi melalui penyederhanaan proses perizinan serta promosi potensi daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak investor sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
“Investor yang datang ke Bondowoso harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada 40 perusahaan yang telah berpartisipasi dalam Bondowoso Job Fair 2026. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi kunci dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di hadapan ribuan pencari kerja yang memadati lokasi kegiatan, Bupati mengajak generasi muda terus meningkatkan kemampuan, menguasai perkembangan teknologi, serta membangun mental kerja yang profesional agar mampu bersaing di dunia kerja. Pemerintah Kabupaten Bondowoso, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi berstandar nasional guna mencetak tenaga kerja yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bondowoso, Gina Belanza Mulia, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang berhasil menghadirkan puluhan perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair 2026. Menurutnya, kehadiran dunia usaha menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memperluas akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah menghadirkan berbagai perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair. Ini menjadi bukti adanya sinergi untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Gina menilai jumlah perusahaan peserta masih perlu ditingkatkan agar peluang kerja yang tersedia semakin beragam. Menurutnya, bertambahnya jumlah pencari kerja setiap tahun harus diimbangi dengan semakin banyaknya perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair.
“Semakin banyak perusahaan yang terlibat, maka semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap hasil pelaksanaan Job Fair, tidak hanya dari jumlah peserta perusahaan maupun lowongan yang tersedia, tetapi juga dari tingkat penyerapan tenaga kerja setelah kegiatan selesai.
“Dengan evaluasi yang berkelanjutan, kami berharap pelaksanaan Job Fair ke depan semakin efektif dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.