Peristiwa

Kabel Listrik Putus di Jalan Madiun-Surabaya, Pengendara NMAX Tewas

Oleh hani • 03 Juni 2026, 18:27 WIB • 3 menit baca
Ringkasan Artikel

Seorang remaja perempuan tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (2/6/2026) malam. Korban diduga terjatuh setelah kabel listrik yang melintang di atas jalan putus dan jatuh ke badan jalan.…

Seorang remaja perempuan tewas dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (2/6/2026) malam. Korban diduga terjatuh setelah kabel listrik yang melintang di atas jalan putus dan jatuh ke badan jalan.

Korban bernama Revi Shintia Bela Safitri (18), warga Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX bernopol AE 6788 HO dan meninggal dunia di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu sebuah truk gandeng bermuatan tebu bernopol AG 9505 UB yang dikemudikan Muktianto Ari Wibowo (50), warga Kabupaten Jember, melaju dari arah Surabaya menuju Madiun.

Diduga, muatan tebu yang menjulang tinggi menyangkut kabel listrik yang membentang di atas badan jalan hingga putus. Kabel tersebut kemudian jatuh ke jalan raya ketika arus lalu lintas masih ramai.

Pada saat yang sama, korban melintas dari arah berlawanan atau dari selatan menuju utara. Korban diduga tidak sempat menghindari kondisi tersebut hingga akhirnya terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, IPDA Andika Cahyono, membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Madiun-Surabaya tepatnya di Desa Tiron sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kejadian tersebut satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar IPDA Andika saat dikonfirmasi.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa yang terjadi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, ditemukan kabel listrik yang putus setelah terkena kendaraan bermuatan tebu.

“Sementara yang kami temukan di lokasi adalah adanya kabel yang melintang dan terkena truk hingga putus kemudian jatuh ke badan jalan. Untuk penyebab pasti dan kronologi lengkap masih kami dalami,” katanya.

Polisi juga belum memastikan apakah korban meninggal akibat terjatuh atau karena faktor lain, termasuk kemungkinan tersengat aliran listrik dari kabel yang putus tersebut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab utama meninggalnya korban. Kami juga masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan hasilnya,” imbuh Andika.

Di sisi lain, penyidik juga memeriksa kemungkinan adanya pelanggaran terkait dimensi maupun kapasitas muatan kendaraan pengangkut tebu yang melintas saat kejadian.

“Kalau nantinya ditemukan adanya pelanggaran terkait muatan atau dimensi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, tentu akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Salah seorang warga sekitar, Ana (40), mengaku sempat melihat sepeda motor korban melaju tanpa pengendara sesaat setelah insiden berlangsung. Saat keluar rumah, ia mendapati korban sudah tergeletak di jalan.

“Saya lihat motornya sudah lewat kencang, tetapi orangnya tidak ada. Saat saya keluar rumah, korban sudah tergeletak di jalan. Setelah diperiksa relawan PMI, tubuhnya terasa kaku seperti orang yang tersetrum,” ungkap Ana.

Kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Petugas kepolisian bersama sejumlah pihak terkait langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengevakuasi korban.

Hingga kini, Satlantas Polres Madiun masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk menelusuri dugaan putusnya kabel listrik akibat tersangkut muatan tebu yang melintas di jalur nasional tersebut.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar