Mensos Libatkan Penerima Bansos dalam Penguatan Koperasi Merah Putih
Liputanjatim.com – Kementerian Sosial menyatakan siap mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Dukungan tersebut diwujudkan dengan mendorong para penerima manfaat bantuan sosial untuk terlibat aktif sebagai anggota sekaligus bagian dari penguatan ekonomi berbasis koperasi.
Komitmen itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai mengikuti rapat bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
“Kementerian Sosial turut berpartisipasi dalam mendorong penerima manfaat untuk aktif menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Gus Ipul.
Selain memperluas keanggotaan koperasi, Kemensos juga menyiapkan skema pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. Melalui KDMP, masyarakat yang menerima bantuan sosial diharapkan memiliki akses lebih luas untuk memasarkan hasil usaha maupun produk yang mereka miliki.
“Kemudian dalam rangka pemberdayaan, diharapkan nanti penerima manfaat bisa menjual produk-produknya ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.
Kemensos juga tengah mengkaji kemungkinan penyaluran bantuan sosial melalui jaringan Koperasi Merah Putih. Skema ini diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat dalam mengambil bantuan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan melalui aktivitas belanja di koperasi.
Adapun jenis bantuan yang berpotensi disalurkan melalui mekanisme tersebut antara lain Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang selama ini disalurkan melalui transfer tunai.
Menurut Gus Ipul, saat ini Kemensos bersama Kementerian Koperasi masih melakukan uji coba di sejumlah daerah. Keberadaan layanan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Koperasi Merah Putih dinilai menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kesiapan penyaluran bantuan sosial melalui koperasi.
“Ya, nanti ini sekarang lagi dicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan nanti kalau semuanya siap, baik infrastrukturnya, sumber daya manusianya, maupun komoditasnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa berjalan,” katanya.
Ia menegaskan, implementasi penyaluran bansos melalui KDMP akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta sistem operasional di masing-masing daerah.
“Dengan begitu warga lebih dekat bisa mengambil uangnya atau sekaligus membelanjakan nanti di Koperasi Merah Putih,” ujar Gus Ipul.