Iklan
Jatim

Demokrat Jatim Gagas Program JUARA untuk Serap dan Kawal Aspirasi Masyarakat

Oleh Abdullaah AT 3 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim.com-Komitmen Partai Demokrat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat terus diwujudkan melalui langkah nyata.

Menindaklanjuti arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak agar kader semakin dekat dengan rakyat, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono menggagas program Jumat Aspirasi Rakyat (JUARA).

Program ini digelar rutin setiap hari Jumat di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur sebagai wadah resmi komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat.

Dokter Agung mengatakan, program JUARA merupakan layanan aspirasi publik yang dilaksanakan setiap hari Jumat di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur di Surabaya

“Tujuannya untuk memperkuat kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat serta memastikan setiap aspirasi warga mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang jelas,” katanya di kantor DPD Demokrat Jatim pada Jumat (19/6/2026).

Dokter Agung menjelaskan, JUARA menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, usulan pembangunan, hingga persoalan pelayanan publik secara langsung, cepat, dan terstruktur.

“Mas Ketum AHY selalu mengingatkan bahwa kader Demokrat harus hadir di tengah rakyat, mendengar langsung kebutuhan mereka, dan berupaya memberikan solusi. Semangat itulah yang kami wujudkan melalui program Jumat Aspirasi Rakyat,” ujar Agung.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses komunikasi langsung dengan wakil rakyat. Karena itu, JUARA dihadirkan sebagai kanal yang lebih mudah, cepat, dan responsif.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Fraksi Demokrat menerapkan sistem piket bergiliran dengan melibatkan dua anggota fraksi setiap pekan. Mereka bertugas menerima dan mengawal tindak lanjut aspirasi masyarakat.

Adapun isu yang dapat disampaikan meliputi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, UMKM, bantuan sosial, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, hingga pelayanan publik.

Anggota DPRD Jatim tiga periode itu menegaskan, JUARA merupakan bagian dari transformasi politik yang lebih terbuka dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Fraksi Demokrat ingin memastikan aspirasi rakyat tidak berhenti pada penyampaian, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Selain JUARA, Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur juga mengembangkan Ngobrol Fraksi (Ngofrak) yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Forum ini digelar setiap triwulan dan menjadi ruang dialog antara anggota fraksi dengan akademisi, komunitas, organisasi profesi, serta tokoh masyarakat.

Ngofrak dilaksanakan secara bergiliran di rumah anggota fraksi, untuk menghadirkan suasana yang lebih santai, hangat, dan kekeluargaan.

“Ngofrak bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang dialog yang produktif untuk mencari solusi bersama,” kata Agung.
Rencana terdekat, Ngofrak akan digelar pada Juli di Kabupaten Ponorogo dengan nuansa kebersamaan, termasuk menikmati kuliner khas daerah yaitu sate Ponorogo.

Selain itu, Ngofrak juga diperkuat sebagai instrumen monitoring dan evaluasi (monev) kinerja anggota fraksi di masing-masing komisi DPRD. Melalui mekanisme ini, peran anggota di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat dipantau secara lebih terukur.

Menurut dia, JUARA dan Ngofrak menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi publik sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Kedua program tersebut juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan pelayanan publik,f dan percepatan penyelesaian persoalan rakyat.

“Rakyat harus memiliki akses yang mudah kepada wakilnya. Ketika ada persoalan, harus ada yang mendengar, menindaklanjuti, dan memperjuangkan. Itulah semangat JUARA dan Ngofrak,” pungkasnya.

Koordinator Program JUARA, Rasiyo, mengatakan bahwa kompleksitas persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini menuntut wakil rakyat untuk lebih aktif hadir, mendengar, dan memberikan pendampingan kepada konstituen.

Menurut Rasiyo, berbagai aspirasi yang masuk tidak hanya berkaitan dengan persoalan lokal, tetapi juga menyangkut isu-isu nasional yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari pendidikan, kesehatan, perkembangan ekonomi, hingga berbagai program pemerintah yang menjadi perhatian publik.

“Permasalahan masyarakat saat ini sangat kompleks. Karena itu masyarakat biasanya menyampaikan keluhannya kepada wakil rakyat. Tugas kami adalah menampung, memahami, dan memperjuangkan aspirasi tersebut,” ujar Rasiyo.

Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya itu menjelaskan, Program JUARA telah dijadwalkan secara bergiliran bagi seluruh anggota Fraksi Demokrat. Melalui program tersebut, setiap anggota dewan diwajibkan memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sesuai bidang dan wilayah masing-masing.

Menurutnya, wakil rakyat harus memiliki pemahaman yang memadai terhadap berbagai isu yang berkembang agar mampu memberikan penjelasan dan solusi yang tepat kepada masyarakat.

“Setiap anggota Fraksi Demokrat harus menguasai persoalan yang sedang dihadapi masyarakat. Jangan sampai masyarakat bertanya, tetapi wakil rakyat tidak memahami persoalannya. Kami harus peka terhadap kondisi yang terjadi,” tegasnya.

Rasiyo menambahkan, persoalan ekonomi yang berdampak pada daya beli masyarakat, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga berbagai kebijakan pemerintah menjadi isu yang banyak disampaikan warga dalam berbagai kesempatan.

Ia mencontohkan, belum lama ini sejumlah guru datang menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Aspirasi tersebut kemudian langsung diteruskan ke Komisi E DPRD Jatim untuk dicarikan solusi.

“Banyak sekali persoalan yang disampaikan masyarakat dan semuanya harus ditampung. Karena itu setiap anggota Fraksi Demokrat harus memberikan pelayanan dan melakukan pendampingan kepada rakyat,” tandas Rasiyo.

Melalui Program JUARA, Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur berharap kehadiran wakil rakyat semakin dirasakan masyarakat serta mampu menjadi jembatan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Penulis

Abdullaah AT

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar