IKLAN
Daerah

Bahas Raperda Investasi, PKB Bondowoso Soroti Manfaat bagi Masyarakat

Oleh Pamela 8 dibaca
Add on Google 💬

Liputanjatim.com BONDOWOSO – Fraksi PKB DPRD Bondowoso menegaskan komitmennya mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Bondowoso. Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Daerah.

Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Bondowoso, Gina Belanza Mulia, mengatakan investasi yang masuk ke daerah tidak semata diukur dari besarnya nilai modal yang ditanamkan.

Menurutnya, investasi harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso.

“Kebijakan kemudahan investasi harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal serta memberikan perlindungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tenaga kerja daerah, dan kelestarian lingkungan,” ujar Gina dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Ia menambahkan, nilai-nilai sosial dan religius yang menjadi karakter masyarakat Bondowoso juga harus menjadi bagian penting dalam regulasi investasi yang tengah dibahas tersebut.

Menurut Gina, Fraksi PKB mendorong pemerintah daerah agar investasi diarahkan pada sektor-sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Sektor-sektor tersebut meliputi hilirisasi kopi, pertanian, peternakan, agroindustri, pengembangan pariwisata kawasan Ijen, energi terbarukan, ekonomi kreatif, hingga penguatan UMKM.

“Fraksi PKB mendukung investasi yang sehat dan modern, tetapi investasi tersebut harus tetap berpihak kepada masyarakat Bondowoso. UMKM, petani, peternak, dan tenaga kerja lokal wajib mendapatkan manfaat nyata dari setiap investasi yang masuk,” katanya.

Selain membahas Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Daerah, Fraksi PKB juga menyoroti pembahasan Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Air Minum Ijen Tirta Bondowoso.

Gina menjelaskan, perubahan status badan usaha dari Perusahaan Daerah menjadi Perusahaan Umum Daerah harus diikuti dengan peningkatan kualitas tata kelola perusahaan.

Transformasi tersebut dinilai perlu dijadikan momentum untuk memperkuat profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan daerah.

Dengan tata kelola yang lebih baik, Fraksi PKB berharap Perumda Air Minum Ijen Tirta Bondowoso dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

Penulis

Pamela

Redaksi LiputanJatim menyajikan berita, informasi, dan analisis seputar Jawa Timur, nasional, politik, hukum, ekonomi, pendidikan, dan peristiwa terkini.

Lihat artikel penulis

Tinggalkan Komentar