Daerah

80 Persen Bangunan Puskesmas Tiron Terbakar, Pemkab Kediri Kaji Opsi Renovasi atau Bangun Baru

Oleh Pamela 02 Juni 2026, 18:22 WIB 2 menit baca
Ringkasan Artikel

Kebakaran yang terjadi di Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri pada Senin (1/6/2026) dini hari, menyebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai mengkaji langkah penanganan akibat peristiwa tersebut.

Kebakaran yang terjadi di Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri pada Senin (1/6/2026) dini hari, menyebabkan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai mengkaji langkah penanganan akibat peristiwa tersebut.

Melansir Kompas.com, sekitar 80 persen area bangunan Puskesmas Tiron terdampak kebakaran.

Kondisi tersebut menyebabkan layanan kesehatan untuk sementara dipindahkan, karena gedung utama belum dapat digunakan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri, Ahmad Khatib, mengatakan kerusakan yang cukup parah pada bangunan membuat pelayanan kesehatan sementara dialihkan ke fasilitas lain hingga proses penanganan selesai dilakukan.

“Kerusakan yang terjadi cukup berat. Karena itu pelayanan tidak mungkin dilakukan di gedung puskesmas saat ini dan sementara kami alihkan ke fasilitas kesehatan yang tersedia,” ujar Khatib, Selasa (2/6/2026).

Di tengah proses pemulihan layanan kesehatan, Pemkab Kediri melakukan asesmen terhadap bangunan yang terbakar.

Hasil asesmen akan menentukan apakah bangunan masih dapat diperbaiki atau perlu dibangun kembali.

“Hari ini (Selasa) dilakukan asesmen lanjutan baik dari BPBD, Perkim dan dari Dinkes untuk mengetahui apakah bangunan bisa direnovasi atau perlu pembangunan baru. Hasil kajian teknis akan menjadi dasar langkah berikutnya,” terangnya.

Akibat insiden kebakaran, berbagai sarana dan prasarana di puskesmas mengalami kerusakan parah. Beberapa ruang pelayanan dan kamar pasien dilaporkan hangus terbakar.

Untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, Dinkes Kabupaten Kediri menerapkan skema layanan darurat dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat.

Tenaga kesehatan Puskesmas Tiron untuk sementara menjalankan pelayanan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyakan.

Lokasi tersebut berjarak sekitar 2,6 kilometer atau dapat ditempuh dalam waktu sekitar empat menit dari gedung puskesmas yang terdampak.

“Kami terus melakukan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Memang kapasitas pelayanan di Pustu tidak sama dengan puskesmas induk, sehingga perlu pengaturan alur pelayanan agar tidak terjadi penumpukan pasien,” jelasnya.

Selain mengalihkan tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan juga merelokasi sejumlah obat dan alat kesehatan yang masih dapat digunakan.

Upaya tersebut dilakukan guna menjaga keberlangsungan pelayanan dasar bagi warga.

Penulis: Pamela

Redaksi LiputanJatim.com

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

```