120 Pelajar Kota Batu Lolos OSN Provinsi 2026, Wali Kota Nurochman Berikan Apresiasi
Liputanjatim – Sebanyak 120 pelajar asal Kota Batu dipastikan melaju ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Jawa Timur 2026 setelah dinyatakan lolos dalam seleksi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K). Hal itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu.
Hasil tersebut diumumkan secara resmi pada 10 Juli 2026 dan menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di Kota Batu.
Keberhasilan para pelajar itu sekaligus menjawab keraguan yang sempat muncul akibat polemik administrasi peserta sebelum pengumuman hasil seleksi diterbitkan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 63 siswa jenjang SD/MI berhasil lolos ke tingkat provinsi.
Mereka berasal dari tiga bidang lomba, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika, dengan masing-masing bidang diwakili 21 peserta.
Sementara itu, pada jenjang SMP/MTs sederajat, sebanyak 57 siswa juga berhasil mengamankan tiket menuju OSN-P Jawa Timur.
Rinciannya terdiri atas 19 peserta bidang IPA, 19 peserta IPS, dan 19 peserta Matematika.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ratusan pelajar itu merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten serta kolaborasi antara siswa, guru, sekolah, dan keluarga dalam membangun budaya berprestasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi Kota Batu yang berhasil lolos OSN tingkat Kabupaten/Kota dan akan mewakili daerah pada OSN tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Ini adalah prestasi yang patut disyukuri dan dibanggakan,” kata Nurochman, Selasa (14/7/2026).
Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur itu menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan di Kota Batu terus mengalami peningkatan.
Ia menegaskan prestasi akademik tidak diraih secara instan, melainkan melalui kerja keras, kedisiplinan, pendampingan guru, serta dukungan penuh dari keluarga.
“Prestasi ini lahir dari semangat belajar yang tinggi, kerja keras para siswa, serta dukungan penuh guru, sekolah, dan keluarga. Saya berharap semangat itu terus dipertahankan hingga mampu meraih hasil terbaik di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pelajar untuk tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih.
Menurutnya, keberhasilan lolos ke tingkat provinsi harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademik sekaligus membawa nama baik Kota Batu di tingkat yang lebih tinggi.
“Teruslah belajar, jangan cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan membawa harum nama Kota Batu di berbagai ajang prestasi,” tegasnya.
Keberhasilan 120 pelajar Kota Batu melaju ke OSN tingkat provinsi juga menjadi jawaban atas polemik administrasi yang sempat mencuat sebelum pengumuman hasil seleksi.
Sebelumnya, beredar unggahan di media sosial yang menyebut sejumlah peserta asal Kota Batu diduga mengalami kendala administrasi sehingga dikhawatirkan tidak dapat mengikuti tahapan seleksi OSN.
Informasi tersebut sempat memicu perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi.
Namun, Dinas Pendidikan Kota Batu sejak awal membantah adanya persoalan administrasi yang berasal dari pemerintah daerah.
Seluruh dokumen persyaratan peserta, kata dinas, telah dipenuhi sesuai mekanisme yang ditetapkan oleh penyelenggara.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, sebelumnya menjelaskan seluruh berkas administrasi telah diunggah melalui sistem resmi OSN dan dinyatakan lengkap.
“Seluruh persyaratan sudah kami unggah melalui aplikasi resmi. Kami memiliki bukti bahwa semua dokumen telah terpenuhi. Sampai saat ini tidak pernah ada pemberitahuan dari penyelenggara bahwa administrasi peserta Kota Batu bermasalah,” jelasnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah provinsi, persoalan serupa juga sempat dialami sejumlah daerah lain di Jawa Timur.
“Terdapat sekitar 12 kabupaten/kota yang mengalami kondisi serupa. Karena itu kami bersama pemerintah provinsi terus meminta penjelasan kepada kementerian mengenai penyebab munculnya kendala tersebut,” katanya.
Dengan diumumkannya hasil OSN-K, seluruh peserta yang lolos kini bersiap menghadapi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.
Pemkot Batu berharap para pelajar mampu mempertahankan prestasi tersebut dan melangkah hingga tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang kompetisi akademik bergengsi tersebut.