Ads

Tiga Hari Pascabanjir Situbondo, Puluhan Warga Terjangkit Kutu Air

Liputanjatim.com – Tiga hari pasca-banjir bandang menerjang Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, banyak warga datang ke posko kesehatan untuk berobat, Jumat (23/1/2026).

Khususnya di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur, sebagian warga mengeluhkan gata-gatal akibat kutu air.

Seperti yang terlihat di posko kesehatan di Desa Lubawang, Kecamatan Banyulugur.

Posko kesehatan itu telah melayani banyak warga yang mengalami sakit kutu air.

“Total ada 43 warga yang datang, rata-rata mereka sakit kutu air,” kata perawat di posko itu, Evi Romadhoni, Jumat (23/1/2026).

Dia menyatakan, tidak semua warga yang datang melapor sakit kutu air.

Sebagian ada yang sakit akibat tertusuk paku dan pecahan kaca. Mereka langsung di obati dengan memberi pereda sakit.

“Untuk obat-obatan sekarang masih cukup, namun ada yang sudah habis seperti vitamin D dan vitamin-vitamin lainnya,” katanya.

Menurutnya, obat dari kutu air bisa dengan menggunakan salep kutu air.

Sedangkan untuk pengobatan dari dalam, bisa dengan obat antibiotik seperti amoksilin. Para warga di sarankan minum dua kali sehari.

“Kondisi banyaknya lumpur dan air yang masuk ke rumah mempengaruhi penyebaran penyakit,” katanya.

Dia berharap para warga bisa menggunakan obat secara bijak. Tidak terlalu banyak penggunaannya.

Sehingga bisa sembuh dan tidak menimbulkan efek samping yang lain.

“Untuk obat-obatan yang diberikan sudah kami beri imbauan untuk minum dua kali sehari,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru