Liputanjatim.com – Seorang pria bernama Taufik (30) tega melakukan pembacokan terhadap istrinya, S (28), yang tengah mengandung, di kediaman mereka di Desa Langkap, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (1/2/2026).
Penganiayaan tersebut viral di sosial media. Korban mengalami luka parah di bagian wajah dan tangan.
Sekarang kondisi korban sedangkan kritis dan sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Soebandi Jember.
Tetangga pelaku yakni Sulastri (30) menyatakan kondisi S sangat mengkhawatirkan karena mengalami luka parah di bagian wajah dan tangannya.
Dia mengaku tidak mengetahui kondisi terakhir korban apakah masih hidup atau sudah meninggal.
“Korban ini hamil 5 bulan, luka di bagian wajah,” katanya melansir Kompas.com, Minggu (1/2/2026).
Rumah kontrakannya dengan lokasi kejadian cukup dekat. Namun teriakan korban terdengar jelas olehnya.
Ada suara teriakan dan bantingan benda. Sehingga membuat para tetangga tidak bisa tidur.
“Semalaman itu bertengkarnya, ada suara teriakan lalu berhenti, lalu teriak lagi,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan menyatakan, bahwa korban sekarang sudah mendapat perawatan medis.
Kondisinya sedang kritis dan banyak mengeluarkan darah.
“Sebenarnya penyebab utama karena faktor ekonomi, sehingga menyebabkan keduanya bertengkar dan terjadi kekerasan dalam rumah tangga, lukanya pada wajah dan tangan,” kata Agung, Minggu (1/2/2026).
Dia juga menyatakan pelaku setelah melakukan penganiayaan kejam ke korban lalu keluar rumah.
Taufik datang ke lima lokasi berbeda dan membuat keonaran dan sempat mendapat perlawanan.
“Jadi total korban ada lima orang di tempat bebeda, ada yang terluka dan ada yang sepedanya diambil pelaku,”ucapnya.
Tidak hanya itu, pelaku juga membuat fitnah terhadap korbannya. Fitnah tersebut berupa pengaduan kepada orang tuanya bahwa Taufik sebagai korban penganiayaan.
Sehingga orang tua pelaku termakan hasutan dan ikut dalam pertengkaran.
“Orang tuanya ini dihasut bahwa pelaku adalah korban di tempat berbeda itu, tadi siang orang tuanya menyerahkan diri dan mengaku salah, tersangka ini sekarang kami amankan,” ucapnya.




