Ads

Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp250 Juta untuk Pemulihan Pascabencana

Liputanjatim.com –  Pemerintah Kabupaten Mojokerto menganggarkan dana Rp 250 juta untuk program rehabilitasi pascabencana yang bersumber dari APBD 2026 dan penyaluran kepada warga terdampak dalam bentuk material bangunan.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Syadillah, memaparkan anggaran bantuan rehabilitasi disiapkan khusus untuk penanganan pascabencana.

Yakni, diprioritaskan guna pemulihan dan perbaikan konstruksi bagi rumah warga yang terdampak.

’’Ya, tahun ini kami alokasikan Rp 250 juta, sebagian besar untuk warga terdampak,’’ ungkap Syadillah, Senin (26/1/2026). 

Menurutnya, penyaluran bantuan rekonstruksi ini tidak berupa bantuan secara tunai. Melainkan dalam bentuk bantuan material bangunan.

’’Harapannya pada saat ada warga terdampak bencana bisa kami langsung salurkan,’’ ujarnya. 

Penyaluran bantuan akan sesuai dengan kondisi rumah warga yang terdampak bencana.

Seperti yang penyaluran di awal tahun ini kepada salah satu warga Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, yang tempat tinggalnya rusak tersapu angin kencang pada 15 Januari lalu. 

BPBD menyerahkan material berupa 26 lembar asbes dan  23 batang kayu untuk rangka atap.

’’Jadi, bantuan materialnya menyesuaikan dengan kondisi bangunan yang terdampak,’’ jelasnya.

Dengan alokasi yang terbilang cukup terbatas, bantuan rekonstruksi hanya untuk rumah warga yang rusak ringan hingga berat.

Syadillah menambahkan, BPBD akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) jika bencana alam mengakibatkan dampak pada fasilitas umum lainnya.

’’Seperti kerusakan pada jembatan, rekonstruksi akan tetap di lakukan dari OPD terkait,’’ pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru