Liputanjatim.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Senin (2/2/2026). Mereka melakukan aksi ini sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik korupsi pada lingkungan tersebut.
Dalam aksinya, massa membawa spanduk berisi sejumlah tuntutan. Mereka menuntut pencopotan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, meminta audit menyeluruh terhadap kinerja dan keuangan Dinas Perhubungan Jatim, serta menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang merugikan keuangan negara.
Koordinator lapangan aksi, Ato’ illah Ainur Ridlo mengatakan, mahasiswa turun ke jalan karena peduli terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan tidak menyalahi aturan.
“Kami turun ke sini jelas bukan asal-asalan. Ada dugaan kuat praktik korupsi oleh Dinas Perhubungan Jawa Timur yang tidak bisa biarkan begitu saja. Kami minta audit total dan aparat hukum bertindak tegas supaya tidak ada lagi penyalahgunaan jabatan,” ujarnya saat berorasi.
Ia menegaskan, PMII Surabaya Selatan akan terus mengawal kasus ini sampai pemerintah provinsi maupun aparat penegak hukum menindaklanjutinya.
“Kalau tuntutan ini tidak ada tanggapi, kami siap turun lagi dengan jumlah massa yang lebih besar. Ini bentuk komitmen kami menjaga uang rakyat dan memastikan keadilan benar-benar di tegakkan,” ujarnya.
Acara berjalan dengan tertib, aparat kepolisian mengawal demonstrasi sejak awal hingga akhir.




