Ads

DPRD Pasuruan Soroti Program MBG yang Belum Merata

Liputanjatim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum merata di seluruh wilayah.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menilai jika program tersebut belum berjalan secara merata, khawatir berisiko menciptakan ketimpangan pemenuhan gizi bagi pelajar.

Evaluasi itu Samsul sampaikan saat melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan MBG. Menurutnya, program tersebut seharusnya menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui secara menyeluruh.

Di lapangan, ia masih menemukan ketimpangan dalam pendistribusian. Sejumlah sekolah belum sama sekali menerima manfaat MBG, sementara sekolah lain sudah menjalankan program secara rutin.

Samsul menyebut alasan ketidaksiapan infrastruktur, seperti dapur umum dan unit pelayanan gizi. Karena kerap menjadi dalih tidak berjalannya program di beberapa wilayah.

Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan siswa dan orang tua.

Contoh nyata terjadi di Kecamatan Gempol, daerah pemilihan Samsul sendiri. Program MBG baru berjalan di titik-titik tertentu, sementara banyak lembaga pendidikan lain belum tersentuh.

“Kalau sudah dikatakan program nasional dan normatif, seharusnya semua anak sekolah sudah menerima. Faktanya di Kabupaten Pasuruan belum merata. Ada yang menerima, ada yang tidak, dengan alasan kesiapan dapur,” ujar Samsul.

DPRD menegaskan, MBG merupakan mandat Pemerintah Pusat melalui Lembaga Gizi Nasional, sehingga tidak seharusnya dijalankan secara parsial.

Samsul menilai pelaksanaan yang tidak menyeluruh justru mengaburkan esensi program, yakni menjamin pemenuhan gizi secara adil dan merata.

DPRD Kabupaten Pasuruan memastikan akan segera memanggil pihak terkait untuk mengevaluasi efektivitas program sekaligus menyisir data sekolah dan lembaga yang belum terakomodasi.

“Harapan kami, karena ini program nasional, harus bergerak total. Kami akan evaluasi agar tidak ada lagi perlakuan berbeda antarwilayah,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru