Oleh: Agus Setiawan, S.Ak.
Liputanjatim.com – Suasana hijau kini semakin terasa di Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Di sela-sela aktivitas perkuliahan yang padat, deretan tanaman hias dalam pot memberi sentuhan segar yang mampu menyejukkan suasana kampus. Sejumlah jenis tanaman tampak berjajar rapi di area parkir maupun sekitar gedung perkuliahan, mulai dari Talas Hias atau Talas Gajah (Alocasia macrorrhizos), Pucuk Merah (Syzygium oleina), Asparagus (Asparagus setaceus/Asparagus sprengeri), hingga Palem Kuning (Dypsis lutescens).
Meski terlihat sederhana, tanaman ini memegang peranan penting. Daun-daunnya yang lebar tidak hanya memperindah pemandangan, tetapi juga membantu menjaga kelembapan udara. Bagi mahasiswa yang sering beraktivitas di kampus, kehadiran tanaman hijau menjadi penyeimbang di tengah dominasi bangunan beton dan kendaraan bermotor.
Menariknya, penggunaan pot menjadi solusi cerdas di area kampus yang memiliki keterbatasan lahan. Dengan perawatan sederhana, seperti penyiraman rutin, pemberian pupuk, dan menjaga media tanam tetap gembur, tanaman mampu tumbuh sehat tanpa harus ditanam langsung di tanah luas.
Selain sebagai penghijauan, tanaman dalam pot ini juga berfungsi sebagai media edukasi. Mahasiswa dapat belajar langsung mengenai teknik perawatan, pemilihan media tanam, manfaat ekologis bagi lingkungan, hingga nilai estetika dalam menciptakan suasana kampus yang nyaman. Dengan demikian, tanaman hias di FKP UNESA bukan sekadar tren, melainkan laboratorium hidup yang memberi pengalaman pembelajaran nyata.
Lebih jauh, keberadaan tanaman hias ini juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Pesan yang disampaikan sederhana: menjaga alam bisa dimulai dari langkah kecil. Melalui kebiasaan merawat tanaman, mahasiswa diharapkan terinspirasi untuk membawa praktik ini ke rumah masing-masing, sehingga budaya bercocok tanam di lahan terbatas dapat semakin meluas.
