Liputanjatim.com – Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan Pelabuhan DABN, Mayangan, Kota Probolinggo, Rabu (28/1/2026). Seorang sopir trailer bernama Hartono (57) meninggal dunia setelah tertimpa muatan potongan kayu saat proses bongkar muat kapal berlangsung.
Korban yang merupakan warga Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo tersebut diketahui bekerja sebagai sopir trailer di CV Indah Makmur. Peristiwa nahas itu terjadi ketika Hartono mengangkut muatan kayu dalam kegiatan bongkar muat kapal Ocean Grace di area pelabuhan.
Berdasarkan informasi awal, muatan kayu diduga jatuh setelah korban membuka tali pengikat muatan tanpa koordinasi, sehingga kayu ambruk dan menimpa korban.
Manager Operasional PT DABN, Candra Kurniawan, membenarkan adanya kejadian kecelakaan kerja tersebut.
“Ya, tadi kira-kira pukul 10 pagi saya mendapat informasi dari lapangan. Ada kejadian di kegiatan bongkar muat kapal Ocean Grace. Itu sopir inisiatif membuka tali sendiri, kemudian kargonya jatuh,” ujarnya.
Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke IGD RSU Husada Kota Probolinggo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
“Korban tadi jam 10.00 WIB, sudah dibawa ke Rumah Sakit Husada, dan sekitar jam 11.00 WIB sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” jelasnya.
Baca juga: Cemburu Diduga Jadi Motif, Mahasiswi di Surabaya Tusuk Pacarnya
Lebih lanjut, Candra menegaskan bahwa pihak pengelola pelabuhan telah memberikan peringatan kepada para sopir terkait prosedur keselamatan saat bongkar muat.
“Sebetulnya sudah diperingatkan dari DABN atau dari petugas untuk tidak membuka tali. Dari kami, dari BUP (Badan Usaha Pelabuhan), korban sudah menggunakan APD lengkap. Namun sopir membuka tali tanpa konfirmasi dari PBM (Perusahaan Bongkar Muat), sehingga menimbulkan kejadian tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan adanya korban meninggal dunia. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zainal Arifin, menyampaikan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut.
“Sekitar jam 11.00 WIB siang, kami menerima laporan adanya orang meninggal dunia dengan TKP di area Pelabuhan DABN,” ungkapnya.
Polres Probolinggo Kota bersama tim Inavis melakukan olah TKP, penyelidikan, serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami melaksanakan olah TKP, melakukan penyelidikan serta interogasi terhadap saksi-saksi dan masyarakat yang berada di lokasi,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut masih dalam penyelidikan.
“Hasil olah TKP sementara belum bisa kami sampaikan. Apakah ini murni kelalaian korban atau ada faktor lain, masih dalam proses penyelidikan. Kami juga akan memeriksa beberapa saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” pungkasnya.
