Ads

Akademisi Surabaya Dukung Swasembada Energi Nuklir Berkelanjutan

Liputanjatim.com – Akademisi di Surabaya menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi nasional berbasis nuklir yang berkelanjutan. Dukungan tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk “Swasembada Energi di Era Prabowo: Antara Agenda Strategis dan Tantangan Implementasi” yang digelar pada Minggu (1/2/2026).

Peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Ary Bachtiar menilai pembangkit listrik tenaga nuklir memiliki keunggulan dari sisi densitas energi yang sangat tinggi. Menurutnya, dengan bahan bakar yang relatif kecil, nuklir mampu menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan stabil.

“Dengan bahan bakar kecil, listrik besar dan stabil dapat dihasilkan,” ujar Ary.

Ia menjelaskan bahwa energi nuklir termasuk energi bersih karena tidak menghasilkan emisi karbon dalam proses operasionalnya. Secara teknis, nuklir hanya memanfaatkan panas untuk memutar turbin pembangkit listrik.

“Prosesnya hanya menghasilkan panas untuk memutar turbin pembangkit,” katanya.

Meski demikian, Ary mengakui tantangan utama pengembangan energi nuklir terletak pada penentuan lokasi infrastruktur serta integrasi dengan industri nasional. Selain itu, isu keselamatan masih kerap menjadi kekhawatiran publik, meskipun teknologi nuklir saat ini dinilai jauh lebih aman.

“Isu bahaya sering muncul meski teknologi kini jauh lebih aman,” tegasnya.

Sementara itu, Ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Hendry Cahyono menilai pengembangan energi nuklir dapat memberikan manfaat signifikan terhadap fiskal dan stabilitas ekonomi nasional dalam jangka panjang. Ia menyebut ketergantungan terhadap impor energi selama ini membebani anggaran negara serta neraca perdagangan.

“Ketergantungan impor energi membebani anggaran dan neraca perdagangan,” ujarnya.

Menurut Hendry, ketersediaan energi murah akan menghasilkan tarif listrik yang terjangkau dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Jika listrik murah, masyarakat merasakan manfaat ekonomi secara nyata,” katanya.

Ia juga optimistis energi nuklir mampu mendorong percepatan elektrifikasi, terutama di wilayah timur Indonesia yang masih tergolong terpencil dan tertinggal. Bahkan, kapasitas listrik berlebih dinilai membuka peluang ekspor energi ke kawasan regional.

“Kapasitas berlebih membuka peluang ekspor listrik kawasan regional,” ungkap Hendry.

Dari sisi kebijakan, Peneliti Kebijakan Publik Unesa Ahmad Nizar Hilmi menekankan pentingnya koordinasi kebijakan lintas sektor dalam mewujudkan kemandirian energi nasional yang terpadu. Menurutnya, penyatuan perencanaan dan eksekusi kebijakan akan meningkatkan efektivitas program energi nasional.

“Penyatuan perencanaan dan eksekusi meningkatkan efektivitas kebijakan,” ujarnya.

Ahmad Nizar juga mengingatkan bahwa keberhasilan proyek energi skala besar sangat bergantung pada tata kelola yang transparan, mengingat nilai investasi yang besar. Ia menilai publik perlu mengetahui aktor industri serta penyedia teknologi yang terlibat.

“Publik perlu tahu aktor industri dan penyedia teknologi,” katanya.

Pembahasan energi nuklir dinilai relevan untuk mendukung transisi energi rendah karbon nasional dalam jangka panjang. Indonesia sendiri diketahui memiliki cadangan uranium di Kalimantan Barat yang berpotensi menjadi sumber bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir nasional.

Aspek keamanan proyek juga ditekankan melalui penerapan mitigasi struktural, pengawasan ketat, serta standar nasional dan internasional berlapis. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk mengurangi ketakutan terhadap energi nuklir.

“Edukasi publik penting mengurangi ketakutan terhadap nuklir,” ujarnya.

Dukungan para akademisi tersebut menegaskan bahwa energi nuklir merupakan salah satu opsi strategis dalam mewujudkan swasembada energi nasional yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilannya membutuhkan perencanaan yang matang, transparansi publik, serta implementasi kebijakan yang konsisten dan lintas sektor.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru