Tragis! Nenek di Pasuruan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Pria Misterius
Liputanjatim PASURUAN – Seorang nenek bernama Nurami (79), warga Dusun Talang Lor, Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Rabu (15/7/2026).
Korban ditemukan dengan sejumlah luka di bagian kepala, wajah, dan mulut yang diduga akibat tindak kekerasan.
Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, membenarkan peristiwa tersebut merupakan kasus dugaan pembunuhan yang kini masih dalam penyelidikan.
“Iya (pembunuhan),” kata Nanang saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Siti Khoiriyah (32), sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, Siti datang ke rumah neneknya untuk meminjam jarum.
Awalnya ia mengira korban sedang tertidur, namun setelah didekati, ia melihat bercak darah di tubuh korban.
“Tadi itu waktu saya mau pinjam jarum, masuk ke rumah mak. Saya kira tidur, ternyata ada darahnya. Kemudian saya minta tolong saudara sama tetangga,” ujar Siti, saat dimintai keterangan.
Warga yang datang ke lokasi kemudian mendapati Nurami telah meninggal dunia di dalam rumahnya dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Kepala Desa Winongan Kidul, Osin, mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat menerima seorang tamu di rumahnya. Namun identitas tamu tersebut hingga kini belum diketahui.
“Sempat ada tamu yang datang ke rumah korban. Saya tidak tahu orang mana, warga sini atau bukan. Kabarnya tamu itu juga sempat dibuatkan kopi oleh korban,” kata Osin.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menjelaskan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dua orang saksi yang berada di teras rumah melihat seorang pria tidak dikenal datang menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna putih.
Pria tersebut mengenakan jaket kulit hitam, helm hitam, dan masker.
Menurut Joko, pria itu berada di dalam rumah korban sekitar 10 menit sebelum keluar melewati depan kedua saksi.
Namun, sekitar 10 menit kemudian pria tersebut kembali masuk ke rumah korban.
“Kurang lebih 10 menit kemudian orang tersebut keluar lagi, namun kali ini tidak melewati depan kedua saksi, melainkan keluar melalui gang yang berada di depan rumah korban,” jelas Joko.
Tak lama setelah pria itu meninggalkan lokasi, cucu korban berteriak meminta pertolongan warga setelah menemukan neneknya dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Grati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
Polisi kini masih memburu pria misterius yang diduga sempat dua kali mendatangi rumah korban sebelum peristiwa terjadi.
Selain itu, penyidik juga terus mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap motif dan pelaku di balik dugaan pembunuhan tersebut.