Ads

Rumah Jurnalis Pacitan Dorong Integrasi Madrasah Diniyah dengan SMP

Liputanjatim.com – Rumah Jurnalis Pacitan menggelar diskusi publik sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Diskusi tersebut mengangkat tema integrasi Madrasah Diniyah (Madin) dengan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter dan akhlak peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengatakan integrasi Madin dengan pendidikan sekolah menengah merupakan wujud keprihatinan terhadap kondisi pergaulan anak-anak saat ini. Selain pergaulan, ia juga menyoroti berbagai ancaman yang berpotensi dihadapi generasi muda.

ā€œHanya orang tua yang kemudian mengeluhkan perilaku anak-anak sekarang. Oleh karena itu, kami merasa integrasi Madin ini, kita ikhtiarkan untuk menjadi salah satu solusi dari harapan orang tua,ā€ ucap Khemal.

Menurut Khemal, saat ini sejumlah sekolah di Pacitan telah menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan pembelajaran Madin dengan pendidikan formal di sekolah menengah.

ā€œAlhamdulillah, seluruh lembaga yang ada, siap melaksanakan kegiatan integrasi Madin,ā€ kata Khemal.

Ia menambahkan, integrasi Madin dengan pendidikan formal diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan pemerintah, tetapi juga berkembang sebagai gerakan sosial masyarakat Pacitan dalam memperkuat kualitas pendidikan.

Khemal pun mengharapkan dukungan dari seluruh pihak agar program integrasi Madin dengan pendidikan sekolah menengah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Diskusi publik bertajuk Integrasi Madin–Pendidikan SMP tersebut digelar di Gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan pada akhir Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, praktisi pendidikan, jurnalis, serta pemerhati pendidikan di Pacitan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru