Liputanjatim.com – Polres Bondowoso menurunkan personel Satreskrim untuk mengecek langsung ketersediaan LPG bersubsidi 3 kilogram di sejumlah pangkalan dan agen gas melon.
Langkah ini dilakukan menyusul viralnya video antrean panjang warga yang tampak berebut tabung gas di media sosial. Video itu menunjukkan dugaan kelangkaan gas melon di sekitar Pasar Induk, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso.
Dalam video, puluhan warga terlihat saling berdesakan untuk mendapatkan satu tabung gas melon, memunculkan kekhawatiran tentang stok LPG yang terbatas.
Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, melalui Kasatreskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, menyatakan pihak kepolisian melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar.
Selain itu, polisi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap membeli gas sesuai kebutuhan, agar distribusi LPG bersubsidi dapat lebih merata.
“Kami sudah lakukan pengecekan namun saat petugas tiba di pangkalan, seluruh stok gas melon telah habis terjual,” kata Iptu Wawan, Jumat (30/1/26).
Dari pengecekan, diketahui pangkalan tersebut menerima jatah LPG 3 kilogram sebanyak 100 tabung, sedangkan jumlah konsumen yang datang mencapai sekitar 150 orang.
Warga yang datang cukup banyak dan berasal dari berbagai wilayah, termasuk Tamanan, Pujer, Grujugan, dan kecamatan lain di Bondowoso.
“Kami akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait distribusi dan penyaluran LPG 3 kilogram agar tepat sasaran,” pungkas Iptu Wawan.




