Liputanjatim.com – Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan panen ikan bandeng hasil budidaya masyarakat di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini menjadi penegasan pentingnya sektor perikanan budidaya sebagai pilar ketahanan pangan nasional sekaligus penggerak ekonomi wilayah pesisir.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas memberikan apresiasi atas pengembangan Kampung Bandeng Pangkah Wetan yang dinilai sejalan dengan strategi nasional dalam menjaga ketersediaan pangan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat pesisir.
“Panen bandeng hari ini menunjukkan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi pusat dan daerah harus terus diperkuat agar kawasan seperti ini semakin berkembang,” ujar Zulhas.
Zulhas juga menyoroti posisi strategis Kabupaten Gresik sebagai salah satu sentra utama produksi bandeng di Indonesia. Sepanjang tahun 2024, produksi bandeng Gresik tercatat mencapai 90.416 ton. Angka tersebut setara dengan 55 persen dari total produksi bandeng Jawa Timur dan berkontribusi sekitar 11 persen terhadap produksi nasional.
Sebagai informasi, Desa Pangkah Wetan telah resmi ditetapkan sebagai Kampung Bandeng oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor 27 Tahun 2022. Penetapan ini memperkuat peran desa tersebut sebagai kawasan unggulan budidaya perikanan.
Desa Pangkah Wetan memiliki luas tambak mencapai 378 hektare dengan jumlah pembudidaya sebanyak 613 orang. Selain itu, aktivitas budidaya di wilayah ini juga menyerap tenaga lepas harian hingga 2.456 orang. Mayoritas usaha perikanan masih dijalankan secara tradisional dengan sistem polikultur, mengandalkan berbagai komoditas seperti bandeng, udang vaname, udang windu, ikan nila, dan ikan tawes.
Ikan bandeng sendiri telah menjadi identitas kuat Kabupaten Gresik dan dibudidayakan secara turun-temurun selama ratusan tahun. Melalui penguatan sektor budidaya perikanan, diharapkan produksi terus meningkat, daya saing semakin kuat, serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Gresik.




