Liputanjatim.com – Sektor pariwisata Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kian mengukuhkan eksistensinya hingga tingkat global.
Puluhan wisatawan mancanegara (Wisman) asal Australia tiba di Kota Keris tersebut. Mereka menggunakan kapal pesiar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyambut dengan meriah di Pelabuhan Pelindo III, Sumenep, pada Kamis (22/1/2026).
Setibanya di pelabuhan, para wisman disambut tarian tradisional dengan alunan musik saronen, yang menjadi ikon budaya Sumenep. Sambutan meriah tersebut menampilkan kekayaan seni lokal, yang langsung memikat perhatian para wisatawan.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menyampaikan bahwa kedatangan wisatawan asing ini menjadi bukti bahwa Sumenep semakin terkenal sebagai destinasi wisata berkelas dunia.

“Ini adalah momentum penting bagi Sumenep. Kehadiran wisatawan Australia menunjukkan bahwa pariwisata kita memiliki daya tarik kuat, baik dari sisi budaya, sejarah, maupun keramahan masyarakat,” ujar Wabup Imam.
Usai dari pelabuhan, rombongan wisman melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Keraton Sumenep.
Di lokasi bersejarah peninggalan masa kerajaan tersebut, para wisatawan kembali menikmati pertunjukan musik tradisional tongtong, yang semakin memperkaya pengalaman budaya mereka.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi peluang strategis untuk mempromosikan wisata sejarah dan budaya Sumenep ke mancanegara.
“Pendopo Keraton menjadi salah satu destinasi unggulan karena menyimpan nilai sejarah tinggi. Kami berharap pengalaman ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi promosi positif bagi wisata Sumenep di tingkat internasional,” jelasnya.
Dengan kunjungan wisatawan mancanegara yang terus meningkat.
Pemkab Sumenep optimistis sektor pariwisata akan semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta pelestarian budaya lokal




