Ads

Tiga Santri Meninggal dalam Peristiwa Ambruknya Mushola di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Liputanjatim.com – Update terbaru dari musibah ambruknya mushola di Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, menyebutkan jumlah korban jiwa kini mencapai tiga orang santri.

Korban meninggal pertama adalah Maulana Alfan Ibrahim (11), santri asal Surabaya, yang sempat menjalani perawatan di RSI Siti Hajar Sidoarjo. Update terkini menambahkan dua nama santri lain yang sebelumnya mendapat perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, yakni Mochammad Mashudulhaq, santri asal Kali Kendal Dukuhpakis, Surabaya, serta Muhammad Sholeh (22), santri asal Pandan, Bangka Belitung.

Baca Juga: PKB Jatim Instruksikan Kader Bantu Penanganan Musibah Robohnya Mushallah Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Selain korban meninggal dunia, puluhan santri lainnya masih mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Sidoarjo. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus melakukan proses evakuasi dengan menyisir reruntuhan bangunan mushola yang roboh.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny Buduran, KHR. Abdussalam Mujib, menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. Ia menjelaskan, bangunan mushola yang ambruk tersebut sejatinya masih dalam tahap akhir pembangunan, terutama pada bagian pengecoran lantai atas.

ā€œAmbruknya bangunan itu diduga bangunan bawah yang dijadikan tempat ibadah dan lantai biasa dibuat kegiatan santri itu tidak kuat menahan beban bangunan sisi atas, cor untuk penutup atas bangunan,ā€ ujarnya, Selasa (30/9/2025).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Ikuti Kami

10,750FansSuka
26,000PengikutMengikuti
1,079PengikutMengikuti
1,825PengikutMengikuti
16,600PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru