Liputanjatim.com – Maraknya penyebaran informasi melalui media sosial membuat masyarakat harus waspada dan cermat dalam memilah berita. Tidak sedikit kabar bohong atau hoaks yang beredar dan berpotensi menimbulkan keresahan, konflik, hingga kerugian.
Agar tidak mudah terjebak, masyarakat perlu membekali diri dengan literasi digital. Berikut lima tips menghindari berita hoaks:
1. Periksa Sumber Informasi
Pastikan berita berasal dari media resmi dan kredibel. Situs berita yang jelas identitas redaksinya serta terdaftar di Dewan Pers umumnya memiliki standar verifikasi yang ketat.
2. Jangan Hanya Membaca Judul
Hoaks sering menggunakan judul provokatif dan sensasional. Bacalah isi berita secara utuh untuk memahami konteks dan memastikan informasi tidak dipelintir.
3. Cek Tanggal dan Fakta
Banyak hoaks memanfaatkan berita lama yang disebarkan kembali seolah-olah peristiwa baru. Perhatikan tanggal publikasi dan bandingkan dengan kondisi terkini.
4. Bandingkan dengan Sumber Lain
Sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi, cek kebenarannya di beberapa media lain. Jika hanya satu sumber yang memberitakan, Anda patut waspada.
5. Gunakan Akal Sehat dan Jangan Emosional
Berita hoaks sering memancing emosi, baik kemarahan maupun kepanikan. Tetap tenang dan berpikir logis sebelum membagikan informasi kepada orang lain.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengonsumsi informasi serta turut berperan aktif memutus rantai penyebaran berita hoaks di ruang digital.




