Beranda Daerah Sampah di Bangkalan Capai 120 Ton per Hari, Pemkab Tingkatkan Kapasitas RDU

Sampah di Bangkalan Capai 120 Ton per Hari, Pemkab Tingkatkan Kapasitas RDU

0
Sampah di Bangkalan Capai 120 Ton per Hari, Pemkab Tingkatkan Kapasitas RDU
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, meninjau secara langsung operasional Rumah Daur Ulang (RDU) pengolahan sampah yang berada di Jl. Letnan Sunarti Bangkalan, Senin (24/11/2025). (foto: MC Bangkalan)

Liputanjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan akan meningkatkan kapasitas Rumah Daur Ulang (RDU). Sebab, volume sampah mencapai hingga 120 ton dalam sehari.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengunjungi ke RDU di Jl. Letnan Sunarti, pada Senin (24/11/2025).

Kunjungan ini guna memperkuat sistem pengelolaan persampahan daerah dan memastikan operasional pengolahan sampah berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyoroti persoalan penumpukan sampah yang sempat terjadi beberapa waktu lalu akibat keterbatasan kapasitas pengolahan di RDU. Ia memastikan kondisi tersebut kini telah tertangani dengan baik.

“Beberapa waktu lalu memang terjadi penumpukan di sekitar RDU. Namun alhamdulillah sekarang sudah teratasi,” ujar Bupati Lukman.

Bupati Lukman mengatakan, volume sampah harian di Bangkalan mencapai 120 ton. Jumlah ini jauh melebihi kemampuan fasilitas pengolahan yang tersedia saat ini.

Baca juga: Enam Santri Meninggal di Bekas Galian C Bangkalan, DPRD Jatim Minta Pemprov Bertindak Tegas

RDU hanya mampu mengolah 10–12 ton per hari, sementara Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) menampung 50–60 ton per hari.

“Per hari sampah yang ada di Bangkalan mencapai 120 ton, sedangkan RDU mampu mengolah 10–12 ton, sementara TPST 50–60 ton per hari,” jelasnya.

Perbedaan kemampuan inilah yang sering kali menyebabkan timbulnya penumpukan sampah di beberapa titik.

Sebagai langkah jangka menengah dan panjang, Pemkab Bangkalan akan meningkatkan kapasitas RDU yang telah ada sekaligus menambah titik RDU baru di lokasi strategis.

“Kami berencana menambah kapasitas pengolahan di RDU yang ada sekarang, dan ke depan juga akan menambah RDU di beberapa titik. Dengan begitu, penguraian sampah bisa lebih merata dan tidak terjadi penumpukan,” tegasnya.

Upaya ini juga memperkuat konsep TPS 3R agar pengelolaan sampah bisa dari sumbernya langsung, termasuk di tingkat kecamatan dan desa.

“Saya harap konsep ini bisa dijalankan di tingkat kecamatan maupun desa, sehingga sampah dapat ditangani dari tingkatan paling bawah,” imbuh dia.

Ia menambahkan, keberadaan RDU tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menciptakan nilai tambah. Sampah anorganik dapat diolah menjadi briket sebagai energi alternatif, sementara pengelohan sampah organik dapat menjadi kompos.

Lukman kembali mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

“Masih ada warga yang membuang sampah sembarangan meski bak sampah telah disediakan. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat,” pungkas Bupati Bangkalan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Close