Liputanjatim.com – Kabupaten Jember sebagai tuan rumah dan resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jawa Timur 2025, pada Kamis (13/11/2025).
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember, Edy Budi Susilo, resmi membuka ajang bergengsi se-Jatim tersebut, di GOR PKPSO Kaliwates.
Pada upacara pembukaan, hadir ratusan atlet, pelatih, dan official dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Bagitu juga sejumlah tamu undangan, termasuk Ketua Umum PDBI Jawa Timur, Forkopimda Jember, Ketua KONI Jember, dan Ketua PDBI Jember.
Edy menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia menyebut, penunjukan Jember sebagai tuan rumah merupakan kehormatan dan kebanggaan, sekaligus momentum memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas.
“Drum band adalah olahraga yang unik karena memadukan unsur olahraga, olah rasa, dan olah seni. Di dalamnya terdapat nilai disiplin, kerja tim, koordinasi, serta estetika yang luar biasa,” ujarnya, mewakili Bupati.
Edy juga menegaskan, Kejurprov PDBI menjadi bagian dari upaya membentuk sumber daya manusia unggul dan berkarakter.
Selain sebagai ajang prestasi, kegiatan ini turut menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, pelatih, dan pihak pendukung yang memastikan terselenggaranya acara dengan baik.
Edy menambahkan bahwa cabang drum band termasuk olahraga unggulan Jawa Timur yang rutin menyumbang prestasi nasional.
Baca juga: Misi Dagang Jatim-Singapura Catat Transaksi Rp4163 Triliun, Khofifah Tekankan Penguatan Pasar Internasional
“Kita harapkan para atlet terus berprestasi dan menjadikan Jember sebagai pusat kegiatan olahraga dan seni,” katanya.
Sebanyak 2.500 atlet dan official ikut ambil bagian dalam kejuaraan yang akan berkompetisi selama dua hari, 13–14 November 2025, memperebutkan medali di 12 kategori lomba.
Di antaranya Marching Band, Concert Band, Drum Battle, Color Guard, dan Solo Drummer. Ketua PDBI Jawa Timur, Bambang Haryono, menyatakan kesiapan penuh dalam pelaksanaan kejuaraan ini.
“Kami menyiapkan standar penilaian nasional dan fasilitas yang memadai. Harapannya, ajang ini melahirkan bibit unggul untuk PON 2028,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDBI Jember, Kompol Ferry Dharmawan, menyebut kejuaraan ini menjadi bagian dari proses regenerasi atlet drum band Jember yang telah memiliki banyak prestasi.
“PDBI Jember sudah lama menjadi ikon daerah, dan prestasi di ajang nasional maupun internasional sudah terbukti. Tahun lalu, kami bahkan berhasil meraih lima emas dari tujuh yang diperebutkan di Malaysia,” ujarnya.
Ferry juga menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurprov memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, kegiatan ini akan memberikan multiplier effect.
“Bisa meningkatkan okupansi hotel, mendorong perputaran UMKM, dan memperkuat posisi Jember sebagai kota festival dan karnaval. Kami mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.
Pembukaan ditutup dengan defile kontingen dan penampilan Jember Marching Band, yang disambut meriah oleh para peserta dan penonton.
Melalui penyelenggaraan Kejurprov PDBI Jatim 2025, Jember kembali membuktikan diri sebagai daerah yang mampu menggabungkan sportivitas, seni, dan pariwisata dalam satu perhelatan yang harmonis.