Ratusan Warga Josenan Madiun Istighosah, Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lapangan RW 08
Liputanjatim.com – Ratusan warga Kelurahan Josenan, Kota Madiun, menggelar istighosah dan doa bersama sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah mereka. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan RW 08 Josenan pada Minggu malam (12/4/2026).
Sekitar 300 hingga 400 warga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Selain sebagai bentuk ikhtiar spiritual, istighosah ini juga menjadi simbol perlawanan warga terhadap rencana pembangunan yang dinilai akan menghilangkan satu-satunya ruang publik di lingkungan mereka.
Salah satu warga RW 08, Jupri Iskandar, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memohon petunjuk agar persoalan dapat diselesaikan tanpa konflik.
“Melalui istighosah ini, kami memohon petunjuk agar ke depan tidak ada tindakan anarkis. Kami tetap menempuh jalur tertulis karena sejak awal sudah ada indikasi pelanggaran administrasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Arif Tri Setiawan. Ia menegaskan bahwa warga tidak menolak program pemerintah secara keseluruhan, melainkan hanya menolak lokasi pembangunan yang direncanakan di lapangan RW 08.
“Agenda hari ini adalah istighosah dan doa bersama untuk mempertahankan lapangan satu-satunya di Josenan. Kami tidak menolak program pemerintah, tetapi menolak jika lokasinya di lapangan ini,” jelasnya.
Menurut Arif, lapangan tersebut memiliki fungsi vital sebagai ruang terbuka bagi warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari olahraga hingga kegiatan sosial dan keagamaan.
Warga pun sepakat untuk terus memperjuangkan keberadaan lapangan tersebut melalui cara-cara damai dan sesuai prosedur hukum. Mereka berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat serta mencari alternatif lokasi lain untuk pembangunan Koperasi Merah Putih.
