Peringati Hari Santri Nasional, Ansor dan Santri Gresik Gelar Doa Bersama di Pendopo

Foto Hanya Ilustrasi

Gresik, Liputanjatim.com – Memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gresik menggelar doa bersama di Pendopo Alun-alun Kabupaten Gresik, Senin (16/10/2017) malam.

Doa bersama yang melibatkan siswa-siswi SMA Nahdlatul Ulama ini, bertujuan untuk mengenang perjuangan para kiai dan santri yang gugur dalam medan perjuangan.

“Para kiai dan santri sangat mempunyai peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sehingga kita menggelar peringatan hari santri,” kata Ahmad Fathoni, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gresik, Selasa (17/10/2017).

Selain acara doa bersama ini Gp Ansor juga membuat acara kesenian pencak macan, acara ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia.

“Semuanya untuk mengenang masa perjuangan para kiai dan santri. Sesuai semboyan, jangan tinggalkan jas merah atau jangan tinggalkan sejarah kalau ingin menjadi bangsa yang besar,” ujarnya.

Selain itu, Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darutaqwa Syifaul Qulub juga mengatakan, banyak sekali perjuangan para kiai dan santri, sampai Gresik mendapat julukan Kota Santri merupakan sebuah sejarah yang harus diperjuangkan.

“Istilah santri itu sangat penting dilestarikan oleh masyarakat Gresik. Sebab istilah santri itu orang yang belajar agama Islam. Jadi mulai Sunan Giri itu juga santri. Mereka mengajarkan ajaran Islam. Kemudian membuka padepokan Giri Kedaton itu juga untuk mengaji para santri,” kata Syifaul Qulub yang juga pengurus Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here