Latifah Sohib Ajak Muslimat NU Malang Kembali Pahami Empat Pilar Kebangsaan

Malang, liputanjatim.com – Anggota MPR/DPR-RI Dra Hj. Latifah Shohib mengajak Muslimat NU Kabupaten Malang untuk kembali memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Ajakan tersebut dikemas dalam acara sosialiasasi Empat Pilar MPR-RI di Gedung Muslimat NU Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, Kamis (27/7/2017).

Latifah Sohib dalam paparannya menyampaikan bahwa empat pilar kebangsaan terdiri dari pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Pancasila menurutnya sebagai landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa. Sedangkan Undang-undang Dasar Negara Republik Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional. “UUD45 ini sebagai landasan pemerintah dalam membuat undang, perpu, permen dan peraturan lainnya,” ungkapnya.

“Sementara NKRI sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi oleh kita sebagai warga negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai kekayaan bangsa yang patut disyukuri dan menjadi alat pemersatu bangsa,” sambungnya.

Lebih lanjut, politisi dari Dapil Jatim V (Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang) itu menyampaikan jika banyak orang yang hafal dengan pancasila. Namun soal pemahaman dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari banyak tidak tahu. Karena itulah, sosialisasi empat pilar kebangsaan dilakukan oleh sejumlah anggota MPR RI

Politisi PKB tersebut menjelaskan, pemberian pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting dalam kehidupan dengan tujuan memperkuat nilai-nilai pancasila pada setiap warga negaranya. Sehingga warga negara, masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan gerakan-gerakan radikalisme yang mulai merongrong bangsa.

“Sebab itu, saya mengajak muslimat NU yang hadir untuk bersama-sama lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan serta semangat kesatuan dalam perbedaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang terangkum dalam empat pilar kebangsaan,” jelasnya.[Nc]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here