Beranda Berita Chairul Tanjung Akhirnya Silaturahmi ke Lirboyo

Chairul Tanjung Akhirnya Silaturahmi ke Lirboyo

0
Chairul Tanjung Akhirnya Silaturahmi ke Lirboyo

Liputanjatim.com – Gelombang demonstrasi yang menentang tayangan Expose Uncensored Trans7 akhirnya membuahkan hasil. Program yang dinilai mendiskreditkan pesantren tersebut mendorong pemilik Trans7, Chairul Tanjung, turun langsung bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Kamis (23/10/2025).

Pemimpin CT Corp itu hadir dengan mengenakan batik dan peci hitam, didampingi mantan Ketua Dewan Pers Prof. M. Nuh. Kedatangannya disambut oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Sebelumnya, Direktur Operasional Transmedia, Latif Harnoko, telah mengonfirmasi rencana kedatangan Chairul Tanjung ke Lirboyo.

“Insyaallah Pak Chairul Tanjung akan datang hari Kamis jam 10.00 dan semoga ini akan bisa lebih jelas,” kata dia.

Latif Harnoko juga menegaskan bahwa program Expose Uncensored telah dihentikan secara permanen. Seluruh unggahan terkait di media sosial juga telah dihapus, dan rumah produksi yang membuat episode tersebut dikenai sanksi tegas.

“Kami jatuhkan sanksi tidak boleh masuk lagi ke Trans7 dan juga seluruh channel yang ada di Transmedia. Itu instruksi langsung dari Chairul Tanjung, tanpa kecuali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Latif menyampaikan bahwa pihak internal Trans7 juga telah menerima sanksi berat atas kejadian tersebut.

“Dan kemarin, seluruh penanggung jawab program internal dari kami baik manajer dan yang administrasi kami pecat secara tidak hormat. Terima kasih bapak-bapak semua yang hadir di sini. Apapun yang terjadi, ini bagi kami hikmah, pasti ada pelajaran bagi kami,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Latif juga menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada para kiai dan peserta aksi.

“Saya secara pribadi dan seluruh jajaran menghaturkan kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf para kiai dan sesepuh yang ada di sini,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa tayangan tersebut telah melukai perasaan umat Islam di seluruh Indonesia.

“Dan mungkin bisa disampaikan tidak terhitung. Dihitung sebesarnya pun kami tidak bisa hitung, karena ini mencederai umat muslim yang ada di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Close