Bapak Ahmad, Pria Asal Pulau Bawean Yang Mengidap Tumor

Bapak Ahmad pria asal Pulau Baewan yang menderita penyakit tumor (Foto: Maky Ismail)

Sangat memprihatinkan sekali kondisi bapak Ahmad, lelaki tua separuh baya asal Desa Grejek, Kecamatan Tambak, Kepulauan Bawean yang tertimpa musibah penyakit Tumor. Beliau memiliki 4 Anak yang usianya masih dini. Anak pertama kelas 4 SD, anak Kedua kelas 2 SD. Sedangkan anak ketiga masih TK, dan anak terakhir masih berusia 3 tahun.

Ibu Hosaema istri bapak Ahmad itu yang saat ini menjadi tulang punggung keluarga sangat membutuhkan bantuan uluran tangan untuk mengobatan penyakit suaminya supaya bisa beraktivitas kembali serta untuk biaya sekolah anaknya.

Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bawean, Sahabat Guntur, mengatakan, melihat kondisi keluarga bapak ahmad ketika silaturahmi dan mengunjungi ke rumahnya, kondisinya sungguh sangat memprihatinkan dan butuh bantuan uluran tangan.

“Mari kita (Masyarakat bawean) bahu membahu gotong royong saling membantu keluarga kita yang tidak mampu apalagi tertimpa musibah,” Ujarnya.

Masyarakat bawean, Nurul Irfan yang turut mendampingi sahabat Guntur bersilaturahmi ke rumah bapak Ahmad, menuturkan, bahwa gotong royong dan saling tolong menolong antar sesama merupakan kewajiban kita sebagai muslim dan warga indonesia. Apalagi hal tersebut merupakan warisan nenek moyang yang sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia.

Ia menambahkan saat ini budaya tersebut sudah mulai pudar, kita semua hanya memikirkan diri sendiri, Melihat kondisi saat ini. Ia berharap dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan berbagi, tuturnya.

Kepala Desa Grejek, Syamsi, Membenarkan kondisi bapak Ahmad. Dia bersyukur dan berterima kasih kepada Mahasiswa dari PMII karena sudah peduli dan mau ikut andil kepada salah satu warganya.

“Saya berterimakasih kepada mahasiswa dari PMII yang sudah meluangkan waktunya untuk peduli dan membantu bapak Ahmad,” Tuturnya. [MI]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here