Liputanjatim.com – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar (Gus Halim), menegaskan komitmen PKB sebagai green party melalui kegiatan penanaman bibit pohon cengkeh, durian, dan kopi di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri kelompok tani se-Kabupaten Nganjuk, serta sejumlah legislator PKB, di antaranya Abdullah Muhdi dan Mohammad Ashari selaku anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, serta beberapa anggota DPRD Kabupaten Nganjuk dari Fraksi PKB.
Dalam sambutannya, Gus Halim menekankan bahwa gerakan perawatan dan pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab ideologis kader PKB.
Menurutnya, menjaga lingkungan hidup bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi juga untuk menjamin masa depan generasi mendatang.
“Perawatan lingkungan ini adalah bentuk aktualisasi tanggung jawab ideologis kita. Lingkungan harus dijaga bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk anak cucu kita ke depan,” ujar Gus Halim.
Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan arah politik PKB yang menempatkan isu lingkungan sebagai agenda penting partai. PKB tidak ingin hanya berhenti pada wacana, melainkan mendorong aksi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini merupakan komitmen PKB sebagai green party, partai yang serius memberi perhatian pada isu lingkungan,” tegasnya.
Gus Halim juga meminta seluruh kader PKB, khususnya di Jawa Timur dan secara nasional, untuk terus melanjutkan gerakan kaderisasi yang dibarengi dengan kerja-kerja konkret di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa setiap instruksi partai harus diwujudkan dalam aksi nyata, termasuk dalam agenda pelestarian lingkungan.
“Saya ingin memastikan kehadiran kader PKB benar-benar memberi manfaat di mana pun berada dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Menurut Gus Halim, gerakan penanaman dan perawatan lingkungan telah menjadi instruksi partai yang harus dijalankan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh sekaligus penguat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di kawasan pedesaan dan pertanian.
Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut disambut positif oleh kelompok tani yang hadir. Mereka menilai program ini sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi desa berbasis pertanian berkelanjutan.




