Liputanjatim.com – Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan henti napas berulang selama tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan kelelahan, menurunkan kualitas hidup, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung jika tidak ditangani.
Berikut tujuh tips yang dapat membantu mengurangi gejala sleep apnea dan meningkatkan kualitas tidur.
7 Tips Menangani Sleep Anea
1. Jaga Berat Badan Ideal
Kelebihan berat badan menjadi salah satu faktor pemicu utama sleep apnea. Penumpukan lemak di area leher dapat menyempitkan saluran napas. Menurunkan berat badan 5–10% saja sudah dapat memberikan perubahan signifikan bagi sebagian penderita.
2. Hindari Tidur Terlentang
Posisi telentang sering membuat lidah dan jaringan lunak di tenggorokan jatuh ke belakang sehingga menutup saluran napas. Cobalah tidur menyamping atau gunakan bantal khusus yang membantu mempertahankan posisi tersebut.
3. Kurangi Konsumsi Alkohol dan Obat Penidur
Alkohol dan obat penenang dapat melemaskan otot tenggorokan, memicu episode henti napas lebih sering. Disarankan untuk menghindarinya terutama beberapa jam sebelum tidur.
4. Atur Jadwal Tidur yang Teratur
Tidur yang tidak teratur dapat memperburuk gejala sleep apnea. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga ritme tubuh tetap stabil.
5. Lakukan Latihan Pernapasan dan Otot Mulut
Terapi orofaringeal, latihan untuk menguatkan otot mulut dan tenggorokan, telah terbukti membantu membuka saluran napas. Latihan sederhana seperti mengucapkan huruf vokal berulang atau meniup menggunakan sedotan bisa menjadi pilihan.
6. Gunakan Alat Bantu Tidur Jika Direkomendasikan Dokter
Penderita sleep apnea sedang hingga berat biasanya dianjurkan menggunakan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure). Alat ini menjaga saluran napas tetap terbuka sepanjang malam sehingga kualitas tidur meningkat drastis.
7. Periksa Kondisi Kesehatan Secara Berkala
Gangguan seperti sinusitis, hidung tersumbat, atau struktur rahang sempit dapat memperburuk sleep apnea. Pemeriksaan rutin ke dokter THT atau spesialis tidur membantu menentukan tindakan yang tepat sesuai kondisi masing-masing.
Sleep apnea bukan sekadar dengkuran, tetapi gangguan kesehatan serius yang harus ditangani. Dengan perubahan gaya hidup dan perawatan yang tepat, banyak penderita yang akhirnya bisa kembali tidur lebih nyenyak dan menjalani aktivitas harian dengan lebih bugar.