Bangun Asrama Haji, Bupati Faida Harap Ekonomi Masyarakat Terdongkrak

Bupati Jember Faida resmikan asrama haji, Senin (7/10/2019)

Liputanjatim.com – Bupati Jember Faida meresmikan pembangunan Asrama Haji di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Jember. Proyek Asrama Haji yang menelan biaya kurang lebih Rp 220 miliar itu akan berdiri dengan 7 lantai.

Selain itu, gedung megah ini rencananya akan dilengkapi dengan miniatur ka’bah dan tempat untuk proses Sai Safa-Marwa, sebagai tempat untuk manasik dan tempat jemaah haji berkumpul sebelum nantinya berangkat ke Surabaya lanjut ke Tanah Suci Mekkah.

Menurut Faida, target penyelesaian asrama haji yang dilakukan secara bertahap itu nantinya akan ditargetkan selesai dalam kurun waktu setahun.

“Saya berharap 2021 bisa beroperasi dengan baik. Sehingga masyarakat perlu menyiapkan diri untuk kebutuhan jemaah haji, KBIH mempersiapkan diri, karena kebutuhan untuk mendukung jemaah haji dari catering, UMKM, kebutuhan jamaah (lainnya) alat perlengkapan ibadah, oleh-oleh souvenir, saya berharap jadi pendongkrak ekonomi umat,” ujar Faida usai melakukan peletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dilakukan pembangunan asrama haji tersebut, Senin (7/10/2019).

Untuk pembangunan tahap pertama, ungkap Faida, direncanakan Desember 2019 mendatang akan selesai dengan rincian 440 tempat tidur dan 135 kamar siap pakai.

“Kemudian pada Januari 2020, dilanjutkan tahap kedua dengan anggaran Rp 132 miliar. Itu untuk bangunan sampai lantai ketujuh. Kemudian nanti di perubahan anggaran (APBD) 2019 disiapkan anggaran sekitar Rp 70 miliar untuk interior, agar asrama haji ini bisa juga berfungsi sebagai hotel transito, wisma atlet, wisma diklat, wisma daerah, dan memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.

Faida menjelaskan pembangunan Asrama Haji ini merupakan komitmen bersama dengan Presiden Jokowi yang dulu pernah berkunjung ke Jember.

“Untuk pembangunan asrama haji menjadi tanggung jawab daerah, sementara untuk perpanjangan runway (Bandara Notohadinegoro), menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” paparnya.

Sementara untuk akses jalan maupun keamanan di lingkungan asrama haji ini, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Jember dan juga Kodim 0824 setempat.

“Untuk akses jalan, kita lengkapkan (komunikasi) dengan Polsek yang masih menjadi sub sector, dan Koramil yang masih menjadi Pos Ramil. Untuk nantinya kami harap bisa berkembang, karena disini nanti akan menjadi pusat keramaian dan olahraga. Bahkan juga menjadi destinasi religi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here