13 Hari Malang Diguncang Gempa, Stasiun Geofisika: Tidak ada Dampak

Stasiun Geofisika Malang/Foto: Istimewa

Liputanjatim.com – Stasiun Geofisika Malang mencatat 27 gempa tektonik sejak 1 September 2019. Puluhan gempa tersebut melanda Kabupaten Malang dengan magnitudo 2,4 sampai 4,8.

“Catatan kami ada 27 kali gempa yang terjadi sampai hari ini. Skalanya dari magnitudo 2,4 sampai 4,8,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Malang, Musripan, Jumat (13/9/2019).

Terakhir, gempa terjadi pada pukul 07.05 WIB. Musripan memastikan gempa tersebut tidak berdampak karena skalanya kecil.

Sebab, menurutnya gempa yang terjadi berpusat di tenggara Kabupaten Malang, dengan kedalaman 60 kilometer. Tepatnya di 8.90 Lintang Selatan, 112.60 Bujur Timur atau 84 kilometer dari Malang.

“Pusat gempa di laut dengan kedalaman 60 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Hingga saat ini pihaknya terus gencar memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya pada mereka yang tinggal di pesisir Kabupaten Malang.

“Salah satu yang perlu dipahami adalah masyarakat diharapkan mampu dan menguasai cara evakuasi mandiri jika terjadi bencana gempa,” pungkasnya.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 3,2 terjadi di tenggara Kabupaten Malang pada pukul 07.05 WIB. Stasiun Geofisika Malang memastikan gempa itu tak berdampak.

“Tidak ada dampak, pada gempa yang terjadi pukul 07.05 WIB tadi, karena skalanya kecil,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Malang, Musripan, Jumat (13/9).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here